Berita

Peninjauan kearsipan di Kantor Bahasa dan LPMP NTT/Net

Nusantara

Tata Kelola Arsip Kantor Bahasa Dan LPMP NTT Dinilai Cukup

KAMIS, 26 SEPTEMBER 2019 | 19:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Reformasi birokrasi di kementerian/lembaga serta pemerintah daerah menjadi tidak maksimal jika pengelolaan kearsipan masih buruk.

Atas alasan itu, Kemendikbud mengadakan kunjungan ke Kantor Bahasa dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka monitoring dan evaluasi kearsipan pada Selasa (24/9) hingga Kamis (26/9).

Kunjungan sesuai dengan Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PAN RB Rini Widyantini yang menegaskan bahwa kualitas pengelolaan arsip di instansi pemerintah merupakan salah satu target dalam program reformasi birokrasi.


Hal itu sesuai Peraturan Menteri PANRB 30/2018 tentang Pedoman Evaluasi Reformasi Birokrasi Instansi Pemerintah.

Kunjungan Kemendikbud menyasar Unit Pelaksana Teknis Kemendikbud di Kupang, NTT. Di mana di lokasi ini turut berdiri Kantor Bahasa NTT dan LPMP NTT.

Rombongan diterima langsung Kepala Kantor Bahasa NTT Valentina Tanate, sedangkan di LPMP NTT hanya ditemani Kepala Seksi FPMP Abdurrahman Abdullah.

Setelah dilakukan penilaian menggunakan instrumen monitoring dan evaluasi kearsipan Kemendikbud, keduanya mendapat nilai cukup.

Di saat yang bersamaan juga, rombongan Kemendikbud memberikan arahan teknis pada setiap seksi di masing-masing UPT tersebut, guna meningkatkan dari nilai cukup menjadi baik atau sangat baik di kemudian hari.

Hasil tinjuan UPT sedianya akan dijadikan rekomendasi kepada pimpinan Unit Utama dan UPT untuk referensi kebijakan dalam hal penataan arsip.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya