Berita

Febri Diansyah/Net

Politik

KPK Bantah Tudingan Faisal Assegaf Dalangi Demo Ribuan Mahasiswa

RABU, 25 SEPTEMBER 2019 | 20:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah tudingan menjadi dalang di balik aksi ribuan mahasiswa berunjuk rasa pada Selasa (24/9) kemarin.

Tudingan itu sempat disampaikan Ketua Progres 98, Faisal Assegaf dalam akun Twitter pribadinya. Faisal mengunggah sebuah video yang menggambarkan suasana tempat konferensi pers KPK yang dipenuhi oleh ketua BEM sejumlah universitas.

Dalam video itu, tampak ada sebuah diskusi yang membahas mengenai masalah politik.


Faisal dalam keterangannya menuding KPK dan sejumlah LSM yang ada dalam ruangan itu sebagai dalang aksi mahasiswa.

"Oh ternyata oknum KPK & LSM berkedok anti korupsi jadi dalang penggerak demo anarkis mahasiswa. Makin terungkap KPK telah jadi sarang gerakan politik radikalis untuk menipu rakyat. Memalukan!" tulisnya, Rabu (25/9).

Jurubicara KPK, Febri Diansyah meluruskan tudingan tersebut. Menurutnya, diskusi yang terjadi di ruang jumpa pers KPK terjadi jauh sebelum aksi mahasiswa Indonesia menggeruduk gedung DPR.

Video tersebut merupakan kunjungan mahasiswa yang melakukan aksi #SaveKPK dan bermalam di gedung Merah Putih KPK pada tanggal 11 hingga 12 September silam.

"Mengonfirmasi adanya video yang beredar hari ini yang diframing seolah-oleh peristiwa itu adalah rapat beberapa saat sebelum demonstrasi mahasiswa dilakukan di Gedung DPR. Perlu kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar," tegasnya.

Febri menjelaskan, video tersebut adalah pihak KPK menerima audiensi dari masyarakat antikorupsi, akademisi, hingga perwakilan BEM universitas. Bahkan, KPK telah mengeluarkan rilis resmi terkait audiensi tersebut kepada awak media.

"KPK mempublikasikan audiensi tersebut melalui rilis ke media dan beberapa foto, berjudul “KPK Menerima Kedatangan Sejumlah BEM, GAK (Gerakan Anti Korupsi) dan Alumni Perguruan Tinggi” pada 12 September 2019," jelas Febri.

Lebih lanjut, Febri mengajak semua pihak-pihak yang mengembangkan narasi di luar konteks video tersebut agar berpikir rasional. Bukan malah justru menuding gerakan mahasiswa digerakkan oleh pihak-pihak tertentu.   

"KPK mengajak semua pihak bersikap secara rasional dan tetap menjadi bagian dari semangat pemberantasan korupsi," tegas Febri.

"Jangan sampai mahasiswa dituduh digerakkan oleh pihak-pihak tertentu," imbuhnya menegaskan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya