Berita

Anies Baswedan diminta jenguk korban dan umumkan data valid kepada publik/RMOL

Politik

Data Korban Mahasiswa Masih Simpang Siur, Anies Diminta Segera Datangi Rumah Sakit

RABU, 25 SEPTEMBER 2019 | 10:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Usai aksi unjuk rasa yang berujung ricuh, korban dari pihak mahasiswa pun berjatuhan. Mulai yang mengalami luka-luka ringan sampai berat. Bahkan ada yang harus menjalani operasi akibat luka berat yang dialami.

Bisa dibilang, jumlah korban mahasiswa dalam bentrokan kemarin sangat banyak. Namun demikian, hingga saat ini tidak ada data valid soal jumlah korban mahasiswa ini. Karena, kabar yang beredar di media sosial tidak bisa dipastikan kebenarannya.

"Karena itu, Anies Baswedan harus segera meninjau rumah sakit yang menjadi tempat menampung para mahasiswa yang jadi korban bentrokan. Untuk kemudian mengumumkan data korban sesuai yang diperoleh di setiap rumah sakit," ucap Himawan Sutanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/9).


Hal ini, disebutkan aktivis 1980-an itu, sebagai sebagai upaya meredam gejolak yang muncul pascabentrokan di depan Gedung MPR/DPR kemarin. Karena hingga saat ini kabar soal jumlah korban luka di pihak mahasiswa masih simpang siur.

"Sebagai Gubernur DKI Jakarta, sudah seharusnya Anies turun untuk memastikan jumlah korban. Sehingga data yang muncul ke publik pun lebih fix dan valid karena resmi dari Pemerintah Daerah," sambung Himawan.

Saat ini, para mahasiswa yang jadi korban dalam bentrokan kemarin telah  mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di Jakarta. Pihak Dinas Kesehatan DKI Jakarta sendiri telah menyiagakan 24 rumah sakit yang bisa menjadi rujukan bagi para korban luka.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya