Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Dampak Kabut Asap Karhutla, Jam Kerja PNS Di Palembang Dikurangi

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 08:33 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Tidak hanya meliburkan sekolah, kualitas udara yang terus memburuk membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang membuat surat edaran untuk memundurkan jam masuk dan memajukan jam pulang pegawai di lingkungannya.

Dimana, melalui surat edaran yang tertuang dalam surat edaran nomor 800/4146/BKPSDM.V/2019, pelaksanaan jam kerja pegawai di lingkungan Pemkot Palembang, dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB.

"Sehubungan dengan situasi cuaca di Kota Palembang terkait kabut asap yang dikhawartirkan dapat mengganggu kesehatan pegawai, jadi kita mengubah sementara jam kerja sampao kondisi udara di Kota Palembang, membaik kembali," terang Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLSumsel, Selasa (24/9).


Langkah ini, sambung Fitri, harus diambil pihaknya mengingat kualitas udara Kota Palembang dalam dua hari ini, dalam kondisi berbahaya.

"Karena jam kerja berkurang, kita minta ini tidak menjadi alasan pegawai untuk bermasalas-malasan
Bahkan, kita juga minta agar pekerjaan tersebut harus dibawa pulang dan dikerjakan dirumah masing masmg," imbuhnya.

Edaran tersebut, mulai berlaku besok, Selasa (24/9/19) sampai udara di Kota Palembang kembali normal.

"Untuk pelayanan kita buka pukul 09.00 WIB dan kita sudah minta agar satuan unit maupun peragkat baik di kelurahan maupun kecamatan dapat membuat edaran bahwa jam pelayanan buka pukul sembilan pagi," tandasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya