Berita

Presisi

Polisi Buru Provokator Unjuk Rasa Anarkis Mahasiswa Di DPRD Jabar

SELASA, 24 SEPTEMBER 2019 | 07:53 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat akan memburu provokator atas bentrokan dalam unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat.

"Ini sedang dalam rangka penyelidikan," ucap Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi di depan Gedung DPRD Jabar, Senin (23/9).

Dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kapolda mengungkapkan, pihaknya terpaksa melakukan tindakan tegas dengan cara pembubaran paksa aksi mahasiswa melalui penembakan gas air mata dan semprotan air dari mobil water canon.


Hal itu dilakukan, dikarenakan masa aksi yang semakin brutal dan berupaya masuk ke Gedung DPRD Jabar.

"Peraturannya unjuk rasa itu kan sampai pukul 18.00 WIB, tapi tadi sudah di atas jam segitu, magrib mereka malah memaksa masuk ke gedung DPRD ini. Ya kita bertahan, kita berusaha dengan baik membubarkan, tapi memang harus ada yang berkorban," ujarnya.

Irjen Rudi mengatakan, akibat aksi tersebut beberapa anggotanya pun terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung.

"Ternyata anggota juga enam orang terluka sekarang ada di RS Sartika Asih," papar Kapolda.

Terpisah, Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema menilai, tindakan tegas yang dilakukan petugas kepolisian sudah sesuai SOP.

Dirinya pun siap bertanggungjawab atas tindakan anggotanya, saat melakukan pengamanan dan memaksa masa aksi mundur di Gedung DPRD Jabar.

Hal itu diungkapkan Irman, pada saat memberikan arahan kepada ratusan anggotanya.

"Saya bertanggungjawab atas apa yang dilakukan anak buah saya, kalian jangan takut, lakukan tugas kalian dengan benar," ungkap irman di lokasi aksi.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya