Berita

Imam Nahrawi/Net

Hukum

PMII: Ada Kelompok Taliban Di Balik Penetapan Tersangka Imam Nahrawi

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2019 | 13:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) hari ini berencana menggelar aksi demonstrasi terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rencana tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap penetapan tersangka eks Menpora, Imam Nahrawi yang dinilai berbau politis.

"Imam Nahrawi adalah politisi muda yang berlatar belakang nahdliyin yang penuh prestasi selama menjabat menteri. Penetapan tersangka ini kami duga sangat politis dan melanggar hukum," kata Koordinator Nasional PB PMII, Muhammad Syarif Hidayatullah dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/9).


PMII menduga ada kelompok radikal di balik penetapan Imam Nahrawi ini yang ingin menjatuhkan kader-kader NU.

"Selain hal ini diumumkan di masa akhir jabatan pimpinan KPK yang lama (berbau politis), juga terindikasi Kelompok Taliban di tubuh KPK memang menargetkan kader-kader NU," jelas Syarif.

Eksistensi kelompok Taliban di tubuh KPK dianggap sengaja merongrong Pancasila dengan upaya merusak citra pemerintah dan menargetkan kader-kader NU seperti Imam Nahrawi.

"Kami meyakini kelompok mereka merongrong Pancasila dan NKRI dengan menjual nama agama dan khilafah," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya