Berita

Jurubicara KPK Febri Diansyah/RMOL

Hukum

KPK Telusuri Alur Impor Bawang Putih Dari Pejabat Kementan

JUMAT, 20 SEPTEMBER 2019 | 10:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami kasus dugaan suap impor bawang putih yang menjerat anggota DPR RI dari PDI Perjuangan I Nyoman Dhamantra.

Hingga saat ini, KPK masih fokus menelusuri alur dan prosedur impor bawang putih di Kementerian Pertanian. Hal itu sejurus denan pemeriksan tiga pejabat di Kementan yang menjadi saksi kasus ini.

Mereka adalah eks Sekretaris Jenderal Kementan, Syukur Iwantoro; Direktur Jenderal Holtikultura Kementan, Suwandi; dan Direktur Perbenihan Holtikultura Kementan, Sukarman.


"Kami mendalami kewenangan-kewenangan apa saja dan tindakan apa saja yang dilakukan oleh saksi-saksi di Kementan," kata Jurubicara KPK Febri Diansyah, Jumat (20/9).

Dalam perkara ini KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka yakni, I Nyoman Dhamantra sendiri, orang kepercayaan I Nyoman bernama Mirawati Basri, serta empat orang pihak swasta, yaitu Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi, Elviyanto dan Zulfikar.

‎I Nyoman diduga telah menerima suap Rp 2 miliar dari total komitmen fee sebesar Rp 39,6 miliar untuk pengurusan izin impor 20 ribu ton bawang putih yang akan masuk ke Indonesia. Suap tersebut berasal dari pengusaha Afung.

KPK juga gencar melakukan penggledahan disejumlah titik lokasi dalam kasus ini. Diantaranya, dua Kementerian yakni Kementrian Perdagangan dan Kementerian Pertanian pun dilakukan penggledahan. Dan juga diamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik lainnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya