Berita

Jokowi saat tinjau lokasi kebakarana hutan/Repro

Politik

BNPB: Indonesia Tidak Perlu Bantuan Asing Atasi Kebakaran Hutan

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 | 17:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pelaksana harian (Plh) Kepala Pusat Informasi dan Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo menyampaikan, hingga saat ini banyak pihak asing yang menawarkan diri untuk membantu menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau dan Kalimantan Tengah.

Pihaknya mengatakan, BNPB menolak sejumlah bantuan asing lantaran anggaran dari pemerintah sudah cukup banyak untuk menangani karhutla di dua wilayah tersebut.

“Ada beberapa yang menawarkan, tapi kami tidak ambil ya, karena kami sudah memiliki cukup dana untuk menangani Karhutla,” ungkap Agus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (17/9).


Agus tidak merinci bantuan asing dari mana saja yang menawarkan diri ikut serta menangani masalah kebakaran hutan dan lahan di Riau dan Kalimantan.

Namun, pihaknya menyampaikan ucapan rasa terimakasihnya kepada banyak pihak yang telah membantu BNPB dalam menangani karhutla.

“Sekali lagi saya ucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Indonesia dan juga pihak-pihak dari luar negeri yang ingin membantu,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya