Berita

Edy Rahmayadi/Net

Nusantara

Gubsu: Tanda-Tanda Uang Rp 1,6 M Ditemukan Sudah Ada

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 | 04:50 WIB

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan proses penanganan internal terkait hilangnya uang Rp 1,6 miliar milik Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
 
Menurut Edy, sesuai dengan Peraturan Gubernur, pengambilan uang secara tunai memang diperbolehkan. Namun pengambilan secara tunai hanya untuk mempermudah teknis.
 
"Kita akan selesaikan, kita akan evaluasi. Memang Pergub-nya juga menyatakan bahwa boleh dengan secara terbatas tunai," kata Edy usai pelantikan anggota DPRD Sumut Periode 2019-2024 di Kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Senin (16/9).
 

 
Kasus tersebut, kata Edy, telah ditangani oleh pihak inspektorat. Pemprov juga mengikuti perkembangan penyelidikan yang dilakukan oleh polisi.
 
"Melalui kepolisian, kita sama-sama, kita cari. Sudah ada tanda-tanda kita temukan. Nanti kita buktikan apa yang sebenarnya terjadi," ujarnya seperti dikutip RMOL Sumut.
 
Kasus kehilangan uang senilai Rp 1,6 miliar ini terjadi pada Senin (8/9) lalu. Insiden ini terjadi di pelataran parkir Kantor Gubernur Sumatera Utara.
 
Uang tersebut merupakan honor kegiatan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang diambil langsung dari Bank Sumut oleh Muhammad Aldi Budianto selaku pegawai Pembantu Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) bersama Indrawan Ginting selaku tenaga honorer Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Laporan: Rivaldy

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya