Berita

Omid Nazari sesali tindakan buruk suporter terhadap pemain tim lain/Persib

Sepak Bola

Jadi Korban Kekerasan, Gelandang Impor Persib Bandung Langsung Curhat

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 | 09:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kembali, sepak bola Indonesia dihiasi aksi kekerasan oknum suporter. Kali ini yang menjadi korban adalah para pemain Persib Bandung usai menjalani laga melawan Tira Persikabo, Sabtu (14/9) kemarin.

Menjelang masuk pintu Tol Sentul, bus rombongan Persib dilempari oleh sekelompok orang dengan menggunakan batu. Kaca bus pun pecah dan batu sempat mengenai kepala pemain asing Maung Bandung, Omid Nazari.

Gelandang keturunan Filipina itu pun mendapat luka cukup parah di bagian dahi kirinya. Rupanya batu sebesar kepalan tangan yang dilempar oknum suporter tepat mengenai kepalanya.


Nazari pun harus mendapat perawatan di rumah sakit. Bahkan dahinya harus mendapat 9 jahitan. Dia pun kecewa dengan insiden buruk yang seharusnya tak terjadi dalam sepak bola.

“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih. Yang terjadi hari ini adalah sesuatu yang menyedihkan dan seharusnya tak termasuk dalam sepakbola sama sekali,” ungkapnya melalui Instagram Story, Minggu (15/9).

Menurut Nazari, sepak bola adalah tentang mempertemukan semua orang secara bersama-sama, dan membuat semuanya bisa menikmati sebuah pertandingan. Bukan dikotori oleh aksi-aksi negatif para suporter.

“Saya berharap kekerasan dalam sepak bola bisa berakhir dan kita semua bisa menikmati sebuah pertandingan dengan nyaman. Saya baik-baik saja dan beruntungnya tak ada lagi yang terluka. Tolong hentikan kekerasan ini,” pungkas Nazari.

Selain Nazari, winger Persib Febri Hariyadi juga jadi korban pelemparan batu. Namun luka yang dialami pemain Timnas Indonesia itu tidak separah yang dialami Nazari.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya