Berita

Herman Deru/Net

Nusantara

Tak Hanya Lewat Kebijakan, Gubernur Sumsel Terjun Langsung Atasi Bencana Karhutla

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 | 08:37 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menegaskan jajarannya sangat serius dalam mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi saat ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Sumsel, Iriansyah mengatakan, Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan jajaran Pemprov Sumsel sudah berkordinasi dengan TNI, Polri dan BNPB serta kepala daerah di 17 Kabupaten/kota di Sumsel untuk menanggulangi bencana karhutla.

Bahkan saat ini, Gubernur Sumsel Herman Deru sudah menetapkan status siaga darurat asap kebakaran hutan dan lahan.


"Sejak awal Maret 2019 Pak Gubernur Sumsel sudah menyatakan status siaga untuk mengantisipasi karhutlah sejak dini. Bahkan pada April 2019 Pak Gubernur menerbitkan SK Satgas Karhutlah Sumsel dengan menunjuk Danrem 044 Gapo dan Kepala BPBD Sumsel sebagai Wadan satgas dibantu dengan Sub Satgas Udara, Danlanud, Satgas Darat, Satgas Gakkum, Satgas  Sosialisasi dan Satgas Doa dari Pemprov," tegas Iriansyah, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (16/9).

Keseriusan Pemprov. Sumsel dalam mencegah Karhutla juga ditindaklanjuti dengan  membuat maklumat bersama antara Gubernur, Pangdam II Sriwijaya dan Kapolda Sumsel yang berisikan tentang larangan membuka lahan dengan cara membakar.

"Tidak cukup di situ saja, kita juga telah membentuk satgas kebakaran hutan di BPBD Provinsi Sumsel dengan membuat posko-posko pencegahan kebakaran di desa-desa rawan karhutla,” tambah Iriansyah.

Iriansyah menambahkan, Gubernur Herman Deru setidaknya sudah melakukan patroli udara sebanyak enam kali menggunakan helikopter untuk memantau langsung kebakaran hutan dan lahan di antaranya ke wilayah Muba, Banyuasin, OKI, OI, OKU dan Kabupaten Pali.

"Pak Gubernur sangat konsen dalam mematau perkembangan karhutla di Sumatera Selatan. Selain memantau lewat jalur darat dan udara juga Pak Gubernur juga telah melayangkan surat ke kabupaten/kota untuk menggelar sholat istisqo secara serentak di wilayah Sumatera Selatan,” paparnya

Dijelaskan, bukan hannya personel di lapangan yang bekerja secara maksimal, dari segi peralatan pemadaman juga telah disalurkan ke daerah rawan karhutla. Demikian juga dengan anggaran, Pemprov Sumsel telah mengalokasikan dana operasi pencegahan dan penagulangan karhutla melalui OPD terkait.

"Upaya yang telah kita lakukan ini, mendapatkan dukungan penuh dari BNPB berupa pemadaman secara konvensional  jalur darat, patroli udara serta melakukan pemadaman melalui jalur udara  (water bombing)," jelasnya.

Selain kebijakan dan anggaran, Pemprov Sumsel juga meminta bantuan instansi terkait dengan menerjukan 1.000 personel TNI, 205 anggota Polri, 102 orang dari BPBD dan sisanya 205 orang dalam menanggulangi bencana karhutla.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya