Berita

Bamsoet tegaskan revisi UU KPK merupakan tugas DPR dan Pemerintah/RMOL

Politik

Belum Menerima Surpres Revisi UU KPK, Bamsoet: Kita Kerjakan Bersama Pemerintah

RABU, 11 SEPTEMBER 2019 | 14:42 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan belum menerima Surat Presiden (Surpres) terkait revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Tadi malam baru datang dua Surpres, satu tentang revisi UU MD3 dan UU no 12 tentang P3 (Pembentukan Peraturan Perundang-undangan)," jelas Bamsoet saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (11/9).

"Namun untuk Surpres Revisi UU KPK belum," sambungnya.


Bamsoet menjelaskan, UU itu dibuat dan dikerjakan oleh Pemerintah dan DPR. "Jadi kalau ada anggapan ngebut, pelan, atau sedang-sedang, itu tergantung kepada dua pihak itu," sebut Bamsoet.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla telah menyetujui usulan DPR terkait keberadaan Dewan Pengawas yang diatur dalam draf revisi UU KPK.

Terkait hal itu, Bamsoet menyatakan apa yang disampaikan JK adalah sebagai bagian dari pemerintah. "Soal itu nanti yang akan dilakukan di DPR, titik temu itulah yang disebut pembahasan," terang Bamsoet.

Di tempat yang berbeda, Presiden Jokowi mengatakan Surpres pembahasan revisi kedua UU KPK akan dikirim besok ke DPR. Sehingga pemerintah bisa segera melakukan pembahasan dengan DPR.

"Kita ini baru melihat DIM-nya, nanti memang Surpres kita kirim, besok saya sampaikan materi apa yang diterima perlu direvisi," ujar Jokowi usai menghadiri pembukaan The 37th Conference ASEAN Federation of Engineering Organizations (CAFEO37), Di Kemayoran, Jakarta Rabu (11/9).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya