Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Pengamat Militer: Pemerintah Harus Lebih Persuasif Soal Papua

JUMAT, 30 AGUSTUS 2019 | 23:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah dinilai harus mengambil sikap yang lebih persuasif dalam menghadapi situasi yang sedang berkembang di Papua.

Pengamat militer Mufti Makarim mengingatkan agar pemerintah tidak mengambil kebijakan yang justru menyulut kerusuhan kembali terjadi.

"(Pemerintah jangan) justru mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang kontraproduktif," ujarnya dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (30/8).


Kebijakan kontraproduktif tersebut salah satunya adalah pembatasan akses internet dan telepon. Sebab, kebijakan ini sama saja membatasi hak hidup warga di sana dalam melakukan komunikasi.

Saat sedang dalam kondisi emosi, Mufti mengingatkan bahwa ekspresi apapun bisa muncul ke permukaan. Termasuk dengan mengibarkan bendera bintang kejora.

Sikap empati presiden juga ditunggu oleh orang-orang di sana. Tidak sekadar bicara normatif perdamaian atau isu keamanan.

"Pemerintah perlu ekstra hati-hati dalam menggunakan infrastruktur TNI di Papua agak tidak terjebak jadi bentrokan yang berlanjut dengan aksi kekerasan,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya