Berita

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Net

Publika

Emil Kerja Dulu

JUMAT, 30 AGUSTUS 2019 | 07:04 WIB

GAYA kepemimpinan sensasional sudah mesti dilewati. Saat ini adalah waktu untuk membuktikan bahwa pemimpin mampu melaksanakan amanat rakyat.

Keinginan Ridwan Kamil memindahkan Ibukota Jawa Barat mengikuti Jokowi bukan bukti kerja bagus melainkan sensasi yang bisa bikin ribut. Suatu ide yang dilempar membutuhkan momen.

Baru jadi Gubernur sudah melempar kontroversi. Kerja dulu yang baik sehingga rakyat Jawa Barat percaya dan sang Gubernur wibawa. Bukan seperti Jokowi yang selalu jadi obyek bully dan komen yang merendahkan. Rakyat tak bisa disalahkan karena itu akibat dari ulah sendiri.


Seperti Jokowi kemenangan Emil tidak mutlak bahkan hanya mendapat support 32 % pemilih. 68 % lain bukan pendukung Emil. Karenanya tugas pertama adalah membangun kinerja sehingga dukungan menjadi maksimal.  Jika telah tumbuh kepercayaan baru program pembangunan Jawa Barat akan ditopang positif, bukan jadi isu yang tak perlu.

Pemindahan ibukota ala Jokowi tentu berimbas. Karena mengambil momentum yang sama. Tidak clear nya pemindahan ke Kalimantan, maka ketika Emil canangkan pindah ke Walini, Tegal luar atau Rebana juga akan tidak clear.

Gonjang ganjing yang sama bisa terjadi. Papua rusuh juga bagian dari "gonjang ganjing" tersebut. Jawa Barat mesti waspada dan hati hati. Gubernur adalah pengarah dan penyelesai masalah, termasuk peredam dampak Pusat, bukan pembuat masalah baru.

Sesuai janji waktu hendak menjadi Gubernur Emil menyoroti pembenahan birokrasi, pengembangan ekonomi desa "satu desa satu perusahaan", apartemen buruh di kawasan industri, destinasi wisata baru, infrastruktur jalan di pedesaan dan lain lainnya.

Apa yang dijanjikan kerjakan saja dulu. Tidak ada janji soal pemindahan ibukota Jawa Barat. Mungkin jika ini dikampanyekan Emil belum tentu terpilih. Penolakan masyarakat Jawa Barat mungkin besar. Yang ada justru soal pemekaran daerah.

Walini, Rebana atau lainnya jadikan dulu destinasi wisata, setelah maju atau berkembang baru jadi opsi untuk ibukota. Sayangnya ini mah "ujug ujug".

Sebenarnya yang dijanjikan belum dikerjakan optimal, yang tidak ada malah dimunculkan. "Ulah program sahayuna kitu atuh Pak Gubernur".

Pindah Ibukota perlu matang. Bandung adalah kota bersejarah ada "perjuangan" Bandung Lautan Api, Gedung Sate yang monumental, Gedung Merdeka tempat KAA, dan lainnya belum kesebelasan kesayangan Persib atau Kota Kembang dan Parijs Van Java. Sebagai warga Bandung tentu akan berjuang untuk mempertahankan status Ibukota Jawa Barat. Perlu juga dipertimbangkan begitu pindah jangan jangan Cirebon minta jadi Provinsi, begitu juga dengan semangat "lepas" Bekasi dan Depok.

Jadi Kang Emil,  berakit rakit ke hulu  berenang renang ke tepian, kerjakan dulu apa yang dijanjikan, pindah Ibukota kemudian.

Mugi janten perhatosan, Pa Gubernur. Hatur nuhun.

M Rizal Fadillah

Pemerhati Politik

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keakraban Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 14:21

Hasto Soroti Fiskal hingga Demokrasi Tanggapi Rencana Jokowi Keliling Indonesia

Senin, 01 Juni 2026 | 14:19

Patroli Jalan Kaki Berujung Penangkapan Anggota KKB Intan Jaya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:43

PDIP: Kehadiran Megawati di Istana Tak Terkait Oposisi atau Koalisi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:38

Prabowo Dorong Transformasi Nasional Menuju Ekonomi Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 13:37

Keandalan Listrik Jadi Prioritas untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:31

Kenapa 1 Juni Ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarah dan Alasannya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:30

Kontroversi LCC Empat Pilar MPR Berlanjut ke Pengadilan, Sidang Dimulai Besok

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Kembalikan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga Selasa Pagi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:21

Selengkapnya