Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/Net

Pertahanan

Dahnil Anzar: Saya Berkeyakinan Pak Jokowi Mampu Meredam Gejolak Di Papua

JUMAT, 30 AGUSTUS 2019 | 00:10 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons kerusuhan Papua banyak pihak mendorong Presiden Joko Widodo untuk segera meredam konflik dengan datang langsung ke Bumi Cendrawasih.

Kontribusi nyata dan perhatian khusus terhadap masyarakat papua selama ini menjadi dasar keyakinan publik bahwa Jokowi akan bisa meredam gejolak yang terjadi saat ini.

Mantan Ketua Pemuda Muhamadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan dirinya yakin Jokowi mamu mengatasi gejolak yang saat ini  terjadi di Papua.


Jubir Prabowo Subianto itu mengungkap beberapa alasan kenapa Jokowi diyakini bisa meredam gejolak.  Ia menyebut Jokowi merupakan presiden yang sudah melakukan banyak hal terkait pembangunan tanah Papua.

Selain itu, pada pemilihan Presiden April lalu, Jokowi juga diketahui telah dipilih oleh 90 persen lebih masyarakat Papua.

"Beliau dipilih oleh lebih 90 persen rakyat Papua, dan sudah banyak membangun infrasruktur di sana. Pastilah beliau sangat dihormati. Pak Jokowi hadir di sana pasti mampu meredam gejolak," demikian cuitan Dahnil yang diunggah di akun media sosialnya, Kamis (29/8).

Diketahui, hingga saat ini masih terjadi aksi yang berujung rusuh di beberapa kota. Terbaru, terjadi kerusuhan di Kota Jayapura, bahkan pemerintah sedang memblokir akses internet karena menduga pemicu kerusuhan disebabkan oleh kabar hoax yang beredar massif di seluruh masyarakat Papua.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya