Berita

Aksi serangan ganster di Meksiko akibatkan 26 orang tewas/Net

Dunia

Sadis, 26 Orang Tewas Dalam Bar Yang Dibakar Gangster

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 | 14:29 WIB

Aksi kekerasan terjadi di sebuah bar di Coatzacoalcos, pelabuhan sebelah tenggara Meksiko, Selasa (27/8). Bar tersebut diserang dan dibakar oleh sekelompok gangster. Akibatnya, 26 orang dipastikan tewas.

Dalam konferensi pers, Rabu (28/8) pagi waktu setempat, Presiden Andres Manuel Lopez Obrador menyebut aksi tersebut sebagai sebuah pukulan baru terhadap upayanya dalam mengekang kekerasan di Meksiko.

Lopez Obrador juga menjelaskan banyaknya korban dalam aksi pembakaran bar tersebut disebabkan pintu darurat yang sengaja ditutup oleh anggota gangster. Sehingga para korban tak bisa keluar dari bar yang terbakar, dilansir Aljazeera.


Beberapa laporan media Meksiko juga menyatakan bahwa orang-orang bersenjata telah melakukan penembakan ke bar sebelum membakarnya dengan bom molotov.

Keterangan Kantor Jaksa Agung negara bagian Veracruz, Rabu (28/8), menyebut ada 10 wanita dan 16 pria tewas dalam kebakaran di bar Caballo Blanco. Sementara 11 orang terluka dan dirawat di rumah sakit terdekat.

Dari penyelidikan awal, terindikasi beberapa tersangka di balik serangan tersebut sempat menjalani penahanan pada tahun ini namun kemudian dibebaskan.

Serangan itu adalah salah satu pembunuhan massal terburuk sejak veteran sayap kiri Lopez Obrador berkuasa Desember lalu. Sebelumnya, pada April 2018 juga terjadi serangan di sebuah bar di Kota Minatitlan yang menewaskan 13 orang.

Lopez Obrador tidak ingin menyalahkan pemerintah sebelumnya dan menunjuk kebijakan masa lalu untuk meletakan dasar bagi kejahatan.

"Ini adalah dampak buruk dari kebijakan ekonomi yang diberlakukan, kebijakan penjarahan," tandasnya. Laporan: Ahda Sabila

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya