Berita

Kapal terbakar/Net

Dunia

Kapal Feri Terbakar Di Filipina, Dua Orang Dan Satu Balita Tewas

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 | 08:28 WIB

Kapal feri di Filipina yang membawa lebih dari 100 penumpang dan anak buah kapal terbakar saat mendekati sebuah kota pelabuhan di pulau Mindanao, Filipina Selatan, Selasa (27/8).

Dilansir Aljazerra, setidaknya dua orang dinyatakan meninggal dunia. Dari keterangan petugas kesehatan Kota Dapitan, Dr. Rolito Cataluna, korban adalah seorang lelaki berusia 60 tahun dan seorang balita berusia satu tahun.

Sedangkan berdasarkan laporan stsiun radio lokal, tim pencarian dan penyelamatan kembali menemukan korban jiwa ketiga.


Cataluna mengatakan sebanyak 183 penumpang lainnya telah diselamatkan oleh tiga kapal di dekatnya, sedangkan tujuh ABK ditinggalkan di kapal itu ketika berlayar lebih jauh ke selatan di Laut Sulu.

Pertentangan terjadi dalam hal jumlah manifes ABK. Jurubicara penjaga pantai Filipina di Cebu, Michael John Encina mengatakan, jumlah manifes resmi sebanyak 138 penumpang dan 8 anggota awak. Total 176 orang di atas kapal.

Belum diketahui penyebab kapal tersebut terbakar. Encina mengatakan, kapal menerima izin dari coast guard sebelum menuju ke laut. "Semua setifikat keselamatan yang diperlukan dipenuhi sebelum kapal diizinkan untuk pergi," ungkap Encina.

Petugas periwisata kota Apple, Marie Agolong menjelaskan, pejabat setempat menyediakan bantuan makanan bagi korban selamat di pelabuhan Dapita.

Saat kebakaran, jelasnya, cuaca cukup buruk dan ombak cukup besar membuat membuat proses penyelamatan berlangsung sulit. Badai tropis telah terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Seorang penumpang dari salah satu kapal, Allan Barredo memposting gambar di media sosial yang menunjukan kapal terbakar dalam kegelapan.

Saat insiden terjadi, kapal telah meninggalkan pulau Cebu di Filipina Tengah, Selasa malam (27/8) dan hanya berjarak 2,7 km dari pelabuhan Dapitan.
Laporan:Ahda

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya