Berita

Latihan pengambilalihan kapal di laut Mediterania/Net

Dunia

AS Dan Israel Lakukan Simulasi Ambil Alih Kapal Di Laut Mediterania

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 | 03:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Alih-alih mendengar ancaman Iran untuk tidak ikut koalisi Amerika Serikat di Selat Hormuz, Israel justru melakukan simulasi pengambilalihan kapal bersama AS di Laut Mediterania dekat Teluk Persia.

Dilaporkan oleh Navy  Recognition (Rabu, 28/8), unit komando AL Israel yang dikenal dengan nama Shayetet 13 dan pasukan khusus AL AS telah menyelesaikan latihan berskala besar di Laut Mediterania pekan lalu. Latihan tersebut bertujuan sebagai simulasi pengambilalihan kapal dagang yang membawa senjata ilegal.

Meski tidak diketahui jumlah pasukan yang ikut dalam latihan tersebut, namun seorang juru bicara Pasukan Pertahanan Israel mengatakan  latihan itu lebih besar dari apa yang telah kami lakukan sebelumnya.


Latihan Angkatan Laut berskala besar ini dinamakan Noble Rose 2019 dan berakhir Rabu (21/8). Dalam latihan ini, pasukan kedua negara saling bahu membahu mensimulasikan skenario, termasuk mendapatkan kendali kapal yang dibajak dan mengekstraksi pasukan dari wilayah musuh.

"Dalam latihan, kemampuan unit Komando AL Israel ditampilkan, termasuk mengambil alih kapal dengan terjun payung, memanjat, rappelling, menembak, dan evakuasi media," kata militer Israel.

Sebelumnya, ketegangan antara Iran dan AS di Selat Hormuz membuat AS membentuk koalisi maritim. Iran menyatakan apabila Israel ikut dalam koalisi tersebut, kelangsungan hidup Israel akan terancam.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya