Berita

Air China/Net

Dunia

Dampak Perang Dagang, Air China-United Airlines Gagal Kerja Sama

RABU, 28 AGUSTUS 2019 | 04:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Niat Air China untuk membuat kerangka kerja sama joint venture atau usaha bersama dengan United Airlines tampaknya  harus dikubur dalam-dalam lantaran perang dagang Amerika Serikat dan China semakin bergolak.

Dilansir dari Flight Global (Selasa, 27/8), menurut Wakil Presiden dan General Manager Air China, Zhihang Chi, gesekan perdagangan terjadi di tengah rendahnya permintaan penerbangan dari China.

Untuk menangani hal tersebut, beberapa tahun terakhir, Air China telah berupaya membangun hubungan yang lebih erat dengan para mitranya untuk membangun joint venture yang biasanya melibatkan pembagian pendapatan dan kegiatan pemasaran serta penjualan bersama.


"Di Amerika Serikat, kami ingin memiliki hubungan  joint venture dengan United Airlines. Tapi mengingat semua yang telah terjadi, ini hampir mustahil," ujar Chi.

Air China dan United Airlines sendiri sebenarnya sudah memiliki pengaturan codeshare dan keduanya merupakan anggota Star Alliance. Namun,  joint venture membutuhkan persetujuan pengaturan dari pemerintah yang mustahil untuk didapatkan saat ini.

Perang dagang AS dan China juga telah membuat American Airlines pada Juni lalu tidak berniat untuk melanjutkan penerbangan dari Chicago ke Beijing dan Shanghai. Beberapa hari yang lalu, United Airlines melakukan hal yang sama dengan mengakhiri rute Hong Kong dan Chicago.

Padahal semua maskapai ini diketahui membawa 2,7 juta kursi pada kuartal II tahun ini, naik 1,3 persen dari tahun sebelumnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya