Berita

Adrian Darya 1/net

Dunia

Kapal Perusak Dengan Rudal Jelajah Jaga Adrian Darya 1 Dari Ancaman AS

SENIN, 26 AGUSTUS 2019 | 21:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran mengumumkan bahwa kapal mereka, Adrian Darya 1 yang tadinya bernama Grace 1, telah berhasil menjual 2,1 juta barel minyak mentahnya kepada pembeli yang namanya dirahasiakan.

Kapal tersebut melanjutkan pelayarannya di Laut Mediterania. Untuk mengamankan pengiriman minyak kapal super tanker tersebut, Iran mengerahkan kapal perusak angkatan laut yang dilengkapi dengan rudal jelajah.

"Republik Islam Iran telah menjual minyak kapal ini dan sekarang pemilik dan pembeli minyak ini yang akan menentukan tujuan kargo," ujar Jurubicara Pemerintah Iran, Ali Rabiei, seperti dikutip Reuters, Senin (26/8).


Laporan terakhir menyebut lokasi Adrian Darya 1 ada di selatan daratan Yunani, sebelah barat Pulau Kreta.

Pada 4 Juli, Angkatan Laut Inggris menyita Grace 1. Inggris menuduh kapal tanker itu membawa minyak mentah ke Suriah.

Penyitaan kapal terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran terkait gagalnya perjanjian nuklir.

Sejak dinyatakan bebas oleh Mahkamah Agung pemerintah Gibraltar pada 18 Agustus lalu, Amerika Serikat menyatakan akan mengambil setiap tindakan untuk mencegah kapal itu mengirim minyak ke Suriah.

Berbicara kepada wartawan hari Senin di Teheran, Rabiei menolak menyebutkan nama pembeli minyak yang diprediksi bernilai sekitar 130 juta dolar AS itu. Namun, siapa pun yang membelinya kemungkinan bakal menjadi target sanksi keuangan AS.

"Pembeli minyak memutuskan ke mana tujuannya," kata Rabiei

Tindakan AS tersebut dicurigai bertujuan mencekik ekspor minyak Iran. Presiden AS, Donald Trump, gencar melarang penjualan minyak Iran sejak AS menarik diri dari kesepakatan nuklir.

Sedangkan Iran menegaskan bahwa setiap usaha AS untuk merebut kapal tersebut akan memiliki "konsekuensi berat". Karenanya, untuk mengamankan pengiriman minyak Adrian Darya 1, Iran menyertakan pengamanan ketat.

Menurut Press TV, media yang dikelola pemerintah Iran, kapal perusak yang akan mengiringi Adrian Darya 1 dilengkapi dengan sistem rudal jelajah jarak jauh.

Kapal perusak itu digambarkan sebagai kapal paling canggih yang akan didampingi kapal logistik dan helikopter.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya