Berita

Narendra Modi menerima medali dari Putra Mahkota UEA/net

Dunia

PM Modi Terima Penghargaan Dari Putra Mahkota UEA, Kashmir Mengecam

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 03:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri India, Narendra Modi, dianugerahi medali Order of Zayed oleh Putra Mahkota Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, dalam kunjungannya ke Abu Dhabi, pada Sabtu (24/8).

Al Jazeera
memberitakan, penghormatan terhadap Modi itu memicu kemarahan para aktivis pendukung perdamaian Kashmir.

Modi menerima penghargaan tersebut di tengah dugaan pelanggaran berat hak asasi manusia oleh India kepada warga Kashmir. Modi membatasi secara ketat wilayah mayoritas muslim tersebut dan menahan beberapa tokoh politiknya.


Setelah India mencabut otonomi khusus Kashmir, Pakistan berusaha untuk membawa masalah ini ke dunia internasional.

Namun, bagi Uni Emirat Arab, Kashmir adalah masalah internal India.

Dalam acara pemberian penghargaan, Zayed sendiri yang menyematkan medali emas di leher Modi. Keduanya kemudian berjabat tangan dan berbicara pelan.

"Kamu pantas mendapatkannya," ujar Zayed ketika berpose untuk foto.

India merupakan konsumen minyak mentah terbesar ketiga di dunia. Negara dengan PDB terbesar keempat di dunia ini juga merupakan pasar konsumen sekaligus pasar tenaga kerja yang sangat dibutuhkan oleh negara-negara Arab.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya