Berita

Teguh Juwarno/RMOL

Pertahanan

DPR: Polisi Harus Tindak Tegas Pembakar Gedung DPRD Papua Barat

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 13:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gelombang ribuan massa di Papua Barat mengakibatkan berbagai fasislitas publik rusak dan hancur lebur.

Penyebabnya warga Papua marah atas  aksi tindakan rasisme oknum aparat di Surabaya. Mereka melakukan pembakaran gedung milik pemerintah, fasilitas publik dan sejumlah pertokoan.

Pemerintah Indonesia diminta berhati-hati menangani kerusuhan di Papua Barat. Namun demikian, bukan berarti tidak melakukan sikap apapun.


"Tapi bukan berarti berhati-hati itu tidak melakukan tindakan apa-apa," ujar Anggota Komisi II DPR, Yandri Susanto di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8).

Yandri menjelaskan, pelaku anarkis di Papua Barat perlu ditindak tegas. Hukum harus ditegakkan terhadap oknum-oknum yang melakukan pengerusakan fasilitas negara berupa salah satunya Gedung DPRD Papua Barat.

"Saya baru kali ini melihat ada kerusuhan, demo yang membakar fasilitas negara itu hanya ditonton oleh aparat, tidak ada satupun untuk menghalang-halangi," jelasnya.

Yandri menyayangkan, sikap pasif aparat penegak hukum saat pembakaran Gedung DPRD Papua Barat di Kota Manokwari itu. Bahkan, aksi massa terkesan dibiarkan saja terjadi.

"Kemarin nggak ada itu yang diusir atau dipukul mundur atau ada pemadam kebakaran masuk itu nggak ada, seperti dibiarkan dan kita menyayangkan itu," tukasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya