Berita

Foto/Net

Dunia

AS Sebentar Lagi Punya Pasukan Luar Angkasa

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 03:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ancaman serangan dari makhluk luar angkasa seperti di dalam film-film Holywood garapan Marvel bukan isapan jempol semata.

Untuk mengantisipasi hal-hal seperti itu,
pekan depan Amerika Serikat membuka cabang militer khusus yang dinamakan Komando Luar Angkasa Amerika Serikat.

Sebagaimana dimuat USA Today, secara resmi Komando ini akan menjalankan tugas pada 29 Agustus. Rencana pembentukan Komando Khusus ini sudah diketahui dan dikonfirmasi Senat

Sebagaimana dimuat USA Today, secara resmi Komando ini akan menjalankan tugas pada 29 Agustus. Rencana pembentukan Komando Khusus ini sudah diketahui dan dikonfirmasi Senat

Jenderal Angkatan Udara, John Raymond, akan dipilih sebagai komandan pertama.

"Angkatan Udara Amerika Serikat akan memastikan bahwa negara siap untuk membela rakyat dan kepentingan kita. Dan untuk mempertahankan nilai-nilai kita di ruang angkasa dan bumi dengan teknologi yang akan mendukung pertahanan kita bersama dari luar angkasa," ujar Wakil Presiden AS, Mike Pence saat berbicara di depan pejabat Pentagon di Dewan Antariksa Nasional, Selasa (20/8) waktu setempat.

Meski demikian, Komando Luar Angkasa masih membutuhkan dana dan otoritas Kongres.

Nantinya Komando Luar Angkasa ini akan menjadi layanan bersenjata AS dna bergabung dengan Angkatan Udara, Angkatan Darat, Angkatan Laut, Korps Marinir, dan Penjaga Pantai.

Gagasan pembentukan Komando Khusus ini sempat dipandang sebelah mata, khususnya oleh Pentagon yang mengatakan bahwa Komando Luar Angkasa adalah cabang militer yang mahal dan mengganggu.

Namun, pada bulan Februari lalu Presiden Donald Trump menandatangani konsep tersebut di Oval Office.

Trump mengatakan cabang militer baru itu sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah melindungi bangsa.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya