Berita

Jurubicara BIN Wawan Purwanto/RMOL

Pertahanan

BIN Sudah Kantongi Provokator Kerusuhan Di Tanah Papua

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 17:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Badan Intelijen Negara (BIN) telah mengantongi kelompok yang menjadi provokator di balik kerusuhan yang terjadi di wilayah Papua dan Papua Barat.

"Sudah tahu, mana saja kelompok-kelompok di balik rusuh itu," kata Jurubicara BIN Wawan Purwanto saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/8).

Kendati telah mengantongi nama, BIN belum bisa menyampaikan kepada publik termasuk dugaan kelompok yang mengibarkan Bendera Bintang Kejora sebagai penunggang aksi kerusuhan di tanah Papua.


Pasalnya, saat ini, BIN fokus untuk melakukan upaya-upaya untuk menciptakan situasi yang kondusif.

"Sebab kita ingin reda dulu. Kami juga menghimbau agar semua orang tidak perlu menyampaikan hal-hal yang sifatnya dapat memicu ketegangan," ujar Wawan.

Dia menambahkan BIN telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait yang menangani kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo sebelumnya mengatakan, kondisi Kabupaten Fakfak di Papua Barat yang bergejolak pagi tadi secara umum sudah dikendalikan oleh aparat keamanan.

Bahkan hampir semua masyarakat Fakfak mendukung langkah aparat untuk menciptakan situasi yang kondusif.

"Hanya segelintir orang yang mencoba memprovokasi masyarakat, tapi sedang diidentifikasi kelompok tersebut," ujar Dedi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya