Berita

Situasi di Kashmir semakin memanas/Net

Dunia

Termasuk Seorang Perwira Polisi, 2 Orang Dinyatakan Tewas Dalam Baku Tembak di Kashmir

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 14:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Baku tembak terjadi antara pasukan keamanan dan pemberontak bersenjata di wilayah Kashmir yang dikelola India, Rabu (21/8). Akibatnya, 2 orang, termasuk seorang perwira polisi, dinyatakan tewas.

Dilansir dari Al Jazeera, bentrokan di distrik utara Baramulla itu jadi hal pertama yang dilaporkan pihak berwenang sejak India mencabut otonomi khusus Kashmir pada awal bulan ini. India pun langsung memberlakukan jam malam serta memutus komunikasi Kashmir dengan dunia luar.

Akibat perlakuan India terhadap Kashmir, pihak Pakistan pun memutuskan akan membawa sengketa di wilayah tersebut ke Mahkamah Internasional. Pihak India dituntut telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia terhadap wilayah mayoritas Muslim ini.


Selain melibatkan Pakistan, isu Kashmir terlihat semakin menjadi perbincangan di duni internasional.

Terbukti dengan adanya pernyataan Inggris yang mengatakan bahwa Perdana Menteri Boris Johnson telah melakukan komunikasi via telepon dengan Perdana Menteri India Narendra Modi. Johnson meminta Modi untuk segera menyelesaikan isu Kashmir dengan Pakistan.

Selain itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron juga diketahui akan bertemu Modi untuk mendiskusikan ketegangan di Kashmir. Keduanya akan bertemu di Chateau de Chantilly, Prancis, pada Kamis (22/8) dalam pertemuan G7.  

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya