Berita

Repro/Net

Dunia

Greenland Tak Dijual, Donald Trump Batalkan Kunjungan Ke Denmark

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 13:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengatakan, Greenland tidak untuk dijual, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membatalkan perjalanannya ke Denmark dan menunda pertemuan dengan Frederiksen.

Dimuat oleh The Guardian, dalam kicauan Trump di Twitter Selasa malam (20/8), presiden AS ke-45 tersebut mengatakan bahwa ia memutuskan untuk menunda pertemuan dengan PM Denmark karena Frederiksen tidak tertarik untuk membahas pembelian Greenland.

Menurut Juru Bicara Gedung Putih Judd Deere, dengan adanya pernyataan Trump itu, maka kunjungan ke Denmark secara resmi dibatalkan.


Sebelumnya, Trump berniat untuk membeli Greenland dari Denmark dengan menawarkan 100 juta dolar AS. Setelah pada tahun 1946, pertukaran tanah dengan Alaska ditolak. Meski demikian, Trump mengakui Greenland bukan prioritas pemerintahannya.

Menanggapi niat Trump, penduduk setempat menyebut ide itu "gila". Bahkan Frederiksen yang menemui Perdana Menteri Greenland, Kim Kielsen belum lama ini mengatakan Greenland tidak dapat dijual karena bukan milik Denmark dan ide membeli Greenland tidak lain sebagai sebuah lelucon.

Meski demikian, PM Denmark menyatakan akan sangat senang memiliki hubungan strategis dengan AS. Tapi untuk pembelian Greenland, ia menganggapnya hanya sebuah lelucon yang tidak lucu.

"Selain lelucon, tentu saja kami akan sangat senang memiliki hubungan strategis yang lebih dekat dengan AS," ujar Frederiksen dalam perjalanannya ke Greenland.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya