Berita

Militer Burkina Faso mendapat serangan besar dari pihak teroris/Net

Dunia

Teroris Serang Markas Militer Di Burkina Faso, 20 Tentara Tewas

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 17:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sedikitnya 20 orang tentara tewas dalam serangan besar yang dilakukan oleh kelompok-kelompok teroris bersenjata di Provinsi Soum, Burkina Faso bagian utara. Angka tersebut belum termasuk tentara yang masih hilang.

"Pada pagi hari (Senin, 19/8), datasemen militer departemen Koutougou di Provinsi Soum menjadi target serangan besar oleh kelompok-kelompok teroris bersenjata," jelas Staf Umum Keamanan setempat, seperti yang dilansir Al Jazeera.

Para penyerang diketahui menggunakan sejumlah senjata berat untuk menyerang dan membakar sebagian besar kamp dan berbagai material yang ada di tempat tersebut.


Menanggapi serangan barbar tersebut, militer Burkina Faso akan mengadakan operasi udara dan darat besar-besaran. Namun, jumlah, identitas penyerang, maupun afiliasinya tidak diungkapkan ke publik.
Salah satu negara termiskin di dunia menurut PBB ini memang terus memerangi gelombang kelompok bersenjata selama empat tahun terakhir. Para teroris bersenjata diketahui mulai menebar ancaman di wilayah utara kemudian menyebar ke timur, dekat perbatasan Togo dan Benin.

Sebagian besar serangan ini dikaitkan dengan kelompok Ansarul Islam, satu kelompok yang muncul di dekat perbatasan Mali pada akhir 2016. Juga Jama'at Nasr al-Islam wal Muslimin (JNIM), kelompok yang bersumpah setia kepada al-Qaeda di wilayah Maghreb.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya