Berita

Demo Hong Kong/Net

Dunia

Massa Kembali Turun, Jalanan Hong Kong Jadi Lautan Payung

SENIN, 19 AGUSTUS 2019 | 13:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ratusan ribu pengunjuk rasa kembali memenuhi jalan-jalan di Hong Kong pada Minggu (18/8). Aksi tersebut dilakukan untuk menunjukkan solidaritas besar-besaran guna mendapatkan kembali dukungan publik.

Dilaporkan oleh CNN, meski dilarang kepolisian dan ancaman pemerintah China, para pengunjuk rasa kembali keluar pada pekan ke-11. Dalam kondisi hujan lebat, pengunjuk rasa berkumpul di Chater Garden kemudian pada pukul 6 sore waktu setempat melewati Causeway Bay dan Admiralty District.

Penyelenggara mengklaim, sebanyak 1,7 juta orang turut bergabung dan berjalan dari Victoria Park menuju ke arah barat melalui daerah pusat kota. Aksi tersebut pun membuat jalanan menjadi 'lautan payung'.


Namun, meski belum mendapatkan konfirmasi, polisi memperkirakan jumlah orang di titik awal sekitar 128 ribu. Dalam salah satu slogan, tertulis "Hong Kongers Assemble: Peaceful, Rational, and Non-Violent Protesters Stand Out."

Unjuk rasa kali ini dipimpin oleh Front Hak Asasi Warga Sipil, pihak yang bertanggung jawab atas protes damai bulan Juni lalu.

Para pengunjuk rasa mengenakan pakaian berwarna hitam dan membawa berbagai macam tanda.

"Berdiri dengan Hong Kong! Berjuang untuk kebebasan!" seru pengunjuk rasa.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya