Berita

Massa Aksi di Manokwari yang membludak ke jalanan kota/Istimewa

Pertahanan

Kerusuhan Di Kota Manokwari, Bandara Rendani Lumpuh Total

SENIN, 19 AGUSTUS 2019 | 11:34 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gelombang massa masyarakat Papua akibat penangkapan mahasiswa Papua di Surabaya semakin meluas. Ribuan massa meluapkan kemarahan atas pernyataan rasisme dengan melakukan longmarch di sepanjang jalan Kota Manokmari, Papua. 

Mereka melakukan aksi blokade jalan dan pengrusakan sejunlah pertokoan milik para pendatang. Para warga pendatang juga tidak berani keluar rumah.

Salah seorang warga Manokwari, Mercys Charles, mengatakan seluruh elemen masyarakat marah karena pernyataan rasis oknum warga Surabaya. Awalnya mereka melihat video penangkapan mahasiswa Papua di Surabaya yang viral, masyarakat melihat pernyataan oknum warga Surabaya yang menyebut orang Papua dengan kata-kata rasis.


Sejak Senin (19/9) pagi sekitar pukul 06.00 WIB, gelombang masssa terus membludak ke jalanan kota. Mercys menyebut saat ini kondisi kota Manokwari lumpuh total, Bandara Rendani juga tidak bisa beraktivitas.

"Masyarakat marah dengan sebutan rasis, ini seluruh masyarakat Papua membludak ke jalanan. Bandara lumpuh, Kantor DPRD Provinsi Papua juga dibakar. Masyarakat juga menjarah toko-toko para pendatang," tutur Mercys kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (19/8).

Selain itu, disebutkan warga pendatang tak berani keluar rumah. Aparat Kepolisian belum berhasil melakukan negosiasi dengan pemimpin gerakan massa di Manokwari. Gelombang massa saat ini sedang menuju ke Kantor Gubernur Papua.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya