Berita

Upacara bendera di KBRI Moskow/Net

Dunia

Pesan Dubes Wahid, Mahasiswa Di Rusia Harus Jadi SDM Unggul

SENIN, 19 AGUSTUS 2019 | 05:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sumber daya manusia (SDM) memiliki peran penting bagi keunggulan bangsa. Atas alasan itu, Dutabesar RI untuk Rusia merangkap Belarus, M. Wahid Supriyadi berpesan kepada mahasiswa Indonesia di Rusia giat belajar.

“Mahasiswa harus semangat menuntut agar berhasil dan kembali ke Tanah Air untuk turut serta membangun bangsa Indonesia,” katanya saat memberi sambutan di upacara HUT ke-74 RI di KBRI Moskow, Sabtu (17/8) waktu setempat.

Selain giat belajar, Dubes Wahid juga mengingatkan WNI di Rusia untuk selalu menjaga persaudaraan, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.


Para WNI di Rusia harus saling membantu, termasuk membantu sesama WNI di Tanah Air yang kurang beruntung, khususnya dalam memperoleh akses pendidikan.
 
Dia kemudian menguraikan program KBRI Moskow dalam membina anak-anak pemulung di Bantargebang, Bekasi. Katanya, beberapa anak tersebut sudah ada yang lulus kuliah dan bekerja.

“Salah seorang dari mereka yang masih kuliah di semester 3 ikut serta pada Festival Indonesia lalu di Moskow dengan memamerkan produk-produk dan lukisan anak-anak keluarga pemulung Bantar Gebang,” kata Dubes Wahid dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/8).

Adapun perayaan kemerdekaan di KBRI Moskow dihadiri sebanyak 350 orang. Mereka khidmat upacara pengibaran bendera merah putih, hiburan, sampai penuruan bendera.

Suhu yang dingin sekitar 16 derajat Celsius disertai hujan gerimis tidak menyurutkan semangat mereka untuk hadir.
 
Selain staf beserta keluarga besar KBRI Moskow, tampak juga para mahasiswa dan tenaga kerja Indonesia. Hadir juga WNI yang sedang melakukan perjalanan di Moskow, baik untuk urusan kerja atau wisata, seperti rombongan dokter ahli bedah dari Makassar, asosiasi bank daerah, Universitas Teknologi Sumbawa.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya