Berita

Tak ada yang perlu disesali dalam kegagalan Timnas U18 menjuarai Piala AFF U-18/PSSI

Sepak Bola

Piala AFF U18 2019

Timnas U-18 Gagal Juara, Fakhri Husaini: Tak Ada Yang Perlu Disesali

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 | 09:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Timnas U-18 Indonesia dipastikan gagal melangkah ke partai final Piala AFF U-18. Perjuangan Garuda Muda dihentikan Malaysia dalam drama 7 gol di babak semifinal, Sabtu (17/8) malam. David Maulana cs kalah 3-4 dalam laga yang berlangsung selama 120 menit tersebut.

Meski gagal mengulang sukses saat menjuarai Piala AFF U-16, pelatih Fakhri Husaini tetap mengapresiasi upaya dan kerja keras para pemain. Para pemain sudah berupaya maksimal untuk memberikan kado di HUT ke-74 RI kemarin.

“Saya rasa ini bukan akhir dari segalanya, tak ada yang perlu pemain sesalkan, mereka juga tak perlu larut dalam kesedihan," sebut Fakhri, dilansir laman resmi PSSI.


Dia menambahkan,"Pemain sudah berjuang, saya rasa dengan penampilan seperti tadi, di mana mereka tidak panik dan bisa membalas gol lawan, beberapa kali, mereka sudah memberikan segalanya demi bangsa dan negara.”

Bagaimanapun, menurut Fakhri, para pemain harus tetap diberi dukungan. Eks playmaker Timnas itu pun berterima kasih terhadap dukungan suporter Indonesi yang datang langsung ke stadion.

“Saya salut dan menghargai perjuangan serta kerja keras mereka di atas lapangan sampai sejauh ini. Untuk sampai semifinal, saya rasa bukan tanpa perjuangan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada suporter yang sudah datang mendukung kami,” imbuhnya.

"Saya katakan ke pemain, jangan terlalu lama larut dalam kekecewaan, mereka masih harus fokus dan konsentrasi kembali, karena ada satu laga lagi melawan Myanmar," tegas Fakhri.

Perjuangan Indonesia di Piala AFF U-18 memang belum sepenuhnya berakhir. Karena masih ada laga perebutan peringkat ketiga melawan Myanmar, Senin (19/8) besok.

Sebelumnya, Myanmar disingkirkan Australia 1-2 di laga semifinal kedua di tempat yang sama. Indonesia akan berhadapan dengan Myanmar di Stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh City, Vietnam pukul 16.30 waktu setempat.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya