Berita

Wakil Ketua PBNU KH. Mochammad Maksum Machfoed/Net

Politik

PBNU: HUT RI Momen Mengenang Perjuangan Para Pahlawan

SABTU, 17 AGUSTUS 2019 | 10:54 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar upacara bendera memperingati Hari Kemerdekaan ke-74 tahun Republik Indonesia, di Halaman Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Sabtu (17/8).

Ratusan peserta upacara terdiri dari pengurus harian, banom, lembaga dan karyawan PBNU. Upacara tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua PBNU KH. Mochammad Maksum Machfoed.

Dalam pidatonya, pimpinan PBNU yang akrab disapa Kia Maksum itu menyampaikan rasa syukur dapat melaksanakan syukuran atas kemerdekaan.


Dia juga mengajak untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan segala jiwa dan raga. Sebelumnya PBNU juga menggelar tahlil dan doa untuk para pahlawan.

"Alhamdulillah kami bisa melasakan syukuran di usia 74 tahun Indonesia merdeka, dalam kerangka itu tentunya harus mengingat perjuangan dan tetes darah para pejuang bangsa para ulama, para kiai para warga Nahdliyin yang turut berjuang pada masa itu," kata Kia Maksum.

Setelah merdeka, diharapkan semua anak bangsa menatap masa depan Indonesia, tentu dengan mengingat bagaimana muasal kejadian kemerdekaan yang penuh tetes darah pengorbanan.

Ada satu catatan yang pantas selalu diingat bersama bahwa Indonesia merdeka bukan belaskasihan dari para penjajah, tetapi atas jerih para pahlawan dengan meneteskan darah, nyawa dan harta.

PBNU mengajak seluruh masyarakat menjaga dan mempertahankan Indonesia dengan berbagai keragamannya serta mengisi kemerdekaan ini dengan menjaga keutuhan bangsa dan NKRI harga mati.

"Karena itu harus kita lakukan dengan satu tekad mempertahankan kemerdekaan dan mengisi kemerdekaan itu dengan menjaga keutuhan bangsa, NKRI itu harga mati mengingat apa yang diamanatkan dan diwariskan para leluhur bangsa dan karena itu harus kita jaga sekuat-kuatnya," pungkas Kia Maksum.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya