Berita

Dedi Prasetyo/RMOL

Pertahanan

Menhan Minta Serang Balik KKB, Polri: Kami Kedepankan Pemeliharaan Keamanan

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 14:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polri bersama TNI dan pemerintah daerah di Papua lebih mengedepankan pemeliharaan keamanan dan menciptakan ketertiban masyarakat.

Begitu disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo merespons pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu yang meminta aparat TNI dan Polri melakukan serangan balik terhadap kelompok keriminal bersenjata (KKB) di Papua.

"Termasuk tentunya penegakan hukum tetap kami lakukan dalam rangka untuk mitigasi ancaman KKB, ataupun KKB ini mengulangi lagi perbuatannya," kata Dedi disela FGD Humas Polri di Grand Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (14/8).


Soal Menhan yang meminta agar aparat melakukan serangan terhadap KKB, Dedi menegaskan bahwa penegakan hukum secara tegas dan terukur akan terus dilakukan oleh tim gabungan TNI dan Polri.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menegaskan, Polri bakal melakukan evaluasi di mana yang menjadi titik lemah dan akan dilakukan peningkatan. Dia menyebutkan saat ini personel yang ada di Papua sudah mencukupi untuk memberikan jaminan keamanan.

"Tetap sama, setiap kejadian selalu dievaluasi apa yang jadi titik lemah di situ akan ditingkatkan. Sementara untuk kondisi sangat kondusif kemudian untuk jumlah personel yang ada di Papua sudah mencukupi dalam rangka memberikan jaminan keamanan dan ketertiban di Papua," ucap Dedi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya