Berita

Suasana Bandara Hong Kong usai kembali dibuka pada Selasa (13/8)/Net

Dunia

Resmi Dibuka Kembali Hari Ini, Bandara Hong Kong Batalkan 300 Penerbangan

SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 11:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah mengalami lumpuh karena unjuk rasa pada Senin (12/8), Bandara Internasional Hong Kong akhirnya kembali dibuka hari ini. Namun, ada lebih dari 300 penerbangan yang terpaksa dibatalkan.

Sehari setelah unjuk rasa yang melibatkan ribuan orang prodemokrasi, salah satu bandara tersibuk di dunia itu mulai menjalankan aktivitas. Pada Selasa pagi (13/8), penumpang terlihat sudah mengantre untuk mengejar penerbangan.

Pihak Otoritas Bandara pun telah mengumumkan bahwa mereka akan melaksanakan penjadwalan ulang sementara terkait kelumpuhan sistem kemarin.


Papan status penerbangan di aula keberangkatan sudah menunjukkan beberapa jadwal penerbangan dengan status "boarding soon".

Meski demikian, dilansir Al Jazeera, terdapat lebih dari 300 penerbangan yang dibatalkan. Hal serupa juga diberitakan South China Morning Post, sebanyak 160 penerbangan keluar dan 150 penerbangan masuk sudah dibatalkan pada hari ini.

Hal ini jelas membuat rugi banyak calon penumpang. Karena mereka sudah berada di sana sejak otoritas Bandara mengumumkan penutupan aktivitas pada Senin (12/8). Kini mereka harus kembali menanti jadwal yang belum pasti.

"Ini ketiga kalinya saya keluar dari tempat ini.  Sangat sulit jika harus mendorong koper ke mana-mana, sangat tidak lucu," keluh Kerry Dickinson seorang calon penumpang asal Afrika Selatan, dikutip Al Jazeera.  

Unjuk rasa di Hong Kong memang belum menunjukkan sinyal akan berhenti, meski sudah berlangsung lebih dari dua bulan. Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam menyebut unjuk rasa yang melibatkan ribuan orang tersebut merupakan "kegiatan melanggar hukum atas nama kebebasan".

Selain itu, unjuk rasa juga dinilai telah merusak aturan dan perekonomian pusat keuangan Asia tersebut. Dan butuh waktu lama untuk melakukan pemulihan.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya