Berita

Kondisi listrik padam di Stasiun King's Cross/Net

Dunia

Inggris Dilanda Listrik Padam Massal, Ribuan Orang Terkunci Di Stasiun Bawah Tanah

SABTU, 10 AGUSTUS 2019 | 20:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Insiden listrik padam ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia, baru-baru ini insiden listrik padam massal terjadi lagi, kali ini terjadi di Inggris. Ya, Inggris. Negara maju dengan teknologi super maju juga bisa mengalami listrik padam massal.

Insiden listrik padam di negeri Ratu Elizabeth itu mati sampai enam jam.

Kejadian itu terjadi pada Jumat kemarin (9/8), jutaan orang di seluruh Inggris dihantam kegelapan setelah dua generator National Grid tidak bekerja dan membuat wilayah London, South East, Livelpool, Glasgow, Wales, Gloucestershire, dan Manchester gelap gulita karena tidak mendapatkan listrik.


Akibat insiden ini, banyak layanan transportasi mengalami gangguan. Di Thameslink, kereta mengalami kemacetan, sedangkan di Pantai Timur terjadi penundaan dan pembatalan keberangkatan hingga malam.

Tidak hanya itu, blackout yang terjadi pukul 5 sore atau pada jam sibuk ini membuat lampu lalu lintas macet dan terjadi kekacauan di jalan.

Sementara itu, di King's Cross, seribu orang yang memiliki tiket terkunci  di dalam stasiun. Stasiun Euston juga dievakuasi dan orang-orang terjebak di bawah tanah di Victoria Line.
Dilansir dari The Sun, saksi mata menggambarkan 'kekacauan' ketika polisi dipanggil untuk melerai perkelahian karena penumpang terpaksa buang air kecil dari jendela.

Beberapa penumpang di London Utara bahkan terpaksa berjalan di sepanjang rel setelah terjebak di terowongan London Underground.

Menjelang malam, kereta komuter yang tidak mendapatkan penerangan terlihat menyeramkan. Dari video yang diunggah oleh The Sun, para pemumpang baru berhasil diselamatkan setelah enam jam terjebak.

Banyak penumpang kereta yang menyatakan kelegaannya karena telah keluar dari 'nightmare train' atau kereta mimpi buruk.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya