Berita

Demo Donald Trump/Net

Dunia

AS Resmi Embargo Ekonomi Venezuela Seperti Korut Dan Iran

RABU, 07 AGUSTUS 2019 | 05:32 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menandatangani pemberlakukan embargo ekonomi terhadap Venezuela dalam rangka menentang pemerintahan Nicolas Maduro yang tidak mau tunduk. Penandatanganan tersebut dilakukan pada Senin malam (5/8).

Pemberlakuan embargo ditandai dengan pembekuan aset pemerintahan Venezuela di AS dan melarang adanya transaksi ekonomi dengan negara yang tengah dilanda krisis tersebut.

Embargo ini sebagaimana dilakukan AS terhadap Korea Utara, Iran, Suriah, dan Kuba.


Langkah ini lakukan oleh Trump karena menganggap pemerintahan Maduro telah melanggar hak asasi manusia (HAM). Melihat kondisi Venezuela saat ini, AS pun memberikan keringanan terhadap proses distribusi pemberian dana dan bantuan kemanusiaan. 

Kondisi Venezuela saat ini terbilang memprihatinkan. Krisis ekonomi yang semakin buruk dengan adanya hiperinflasi menyebabkan adanya peningkatan kriminalitas, pengangguran, hingga kelaparan di negara itu sejak pemerintahan Hugo Chavez dan berlanjut pada pemerintahan Nicolas Maduro.

Meski demikian, analis Venezuela, Carlos Pina, mengatakan bahwa embargo ini tidak akan berdampak secara langsung terhadap pemerintahan Maduro.

“Perubahan posisi pemerintahan di meja perundingan Barbados (perundingan antara pemerintah dan oposisi),” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa AS harus ingat bahwa Maduro memiliki hubungan dekat dengan China dan Rusia yang siap membantu apabila sanksi ini telah diberlakukan. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya