Berita

Menteri Pertahana As, Mark Esper/Net

Dunia

Korut Kembali Tembakan Rudal, Menhan AS: Kami Tetap Upayakan Dialog

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 | 19:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Pertahanan AS, Mark Esper mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan berlebihan dalam merespons tembakkan misil yang dilakukan oleh Korea Utara (Korut) dalam beberapa minggu terakhir ini. Esper mengatakan, pihaknya tetap terbuka untuk melakukan dialog dengan pihak Pyongyang.

Diketahui selama dua minggu terakhir, Korut  telah empat kali menembakan rudalnya ke Laut Timur sehubungan dengan diadakannya latihan militer gabungan yang dilakukan oleh AS dan Korsel.

Korut merasa latihan militer gabungan tahunan yang dilakukan oleh AS dan Korsel sangat provokatif sehingga jika AS tetap melakukan latihan tersebut, menandakan AS telah melanggar kesepakatan diplomatik terkait denuklirisasi.


Sementara itu, menurut Esper, latihan militer gabungan dengan Korsel tahun ini atau yang dikenal dengan Dong Maeng lebih besar merupakan simulasi berbasis komputer. Pihak Amerika Kata Esper merasa merasa hal tersebut tidak melanggar kesepakatan dengan Korut.

"Kami tidak akan berlebihan menanggapi hal ini, tapi kami tetap akan memonitor mereka (Korut) dan melihat apa yang terjadi," ujar Esper seperti yang dikutip oleh Reuters. Esper juga menambahkan bahwa pihaknya akan berunding dengan Korea Selatan dan Jepang mengenai hal ini.

Pejabat senior pertahanan AS (anonim), mengatakan bahwa tembakan rudal Korut merupakan tes untuk 'menekan' AS sehingga Korut dapat memberikan lebih banyak konsesi dalam kesepakatan tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya