Berita

Selat Hormuz/Net

Dunia

Inggris Gabung AS, Selat Hormuz Makin Memanas

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 | 17:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ketegangan di Selat Hormuz tampaknya akan semakin meningkat, terutama ketika Inggris mengumumkan bergabung dalam misi keamanan yang dipimpin AS untuk melindungi jalur pelayaran di Selat Hormuz, Senin lalu (5/8).

Menurut pernyataan pejabat Inggris yang dikutip Al Jazeera, tidak ada perubahan kebijakan Inggris terhadap Iran. Bergabungnya Inggris dengan AS di Selat Hormuz merupakan langkah kebijakan luar negeri non-Brexit yang paling signifikan hingga saat ini, sejak Boris Johnson menjabat posisi Perdana Menteri.

Namun diketahui, pada bulan lalu, telah terjadi insiden penangkapan kapal tanker Inggris, Stena Impero oleh Iran di dekat Selat Hormuz karena adanya pelanggaran pelayaran.


Sementara itu, dua minggu yang lalu Britania Raya ini bergabung dalam misi angkatan laut yang dipimpin oleh Eropa. Namun saat ini, Inggris justru menyerukan telah bergabung dengan misi keamanan maritim internasional yang dipimpin oleh AS.
Selain Inggris, belum ada negara lain yang ikut bergabung dengan misi ini.
"Sangat penting untuk mengamankan kebebasan semua pelayaran dan navigasi di Selat Hormuz, terutama setelah adanya ancaman (dari Iran)," ujar Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace.

Tindakan Britania Raya ini mendapatkan sambutan baik dari AS yang menyatakan penempatan Royal Navi (Angkatan Laut Inggris) merupakan aksi untuk mencapai tujuan bersama, yaitu memastikan amannya arus perdagangan bebas.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur perdagangan terpenting di dunia karena hampir seperlima minyak dunia didistribusikan melalui selat ini. Namun, sejak Mei lalu, selat ini menjadi tempat perselisihan AS dan Iran yang sama-sama menempatkan militernya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya