Berita

Agus Jabo/Net

Politik

PRD Rumuskan Solusi Papua Di Mubes Yogyakarta

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 | 01:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Berbagai macam persoalan yang terjadi di tanah Papua dikaji dalam Musyawarah Besar (Mubes) Yogyakarta yang digelar Komite Pimpinan Pusat Partai Rakyat Demokratik (KPP PRD) bersama perwakilan mahasiswa dan pemuda Papua.

Mubes yang digelar dari tanggal 5 hingga 7 Agustus 2019 turut merumuskan jalan keluar secara demokratis, baik persoalan ekonomi, politik maupun sosial budaya, yang akan dituangkan dalam bentuk resolusi.

Resolusi, kata Ketua Umum PRD Agus Jabo, tidak hanya berisi program solusi, melainkan juga mengkritisi otonomi khusus.


“Termasuk aspek kelembagaan, agar aspirasi dari basis masyarakat yang paling bawah yaitu suku-suku menjadi dasar dalam membangun masyarakat Papua," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Sein (5/8).

Mubes akan memastikan Papua menjadi prioritas pembangunan, baik pembangunan sosial ekonomi maupun sumber daya manusia. Pembangunan Papua, lanjutnya, juga harus dipastikan menjunjung tinggi adat istiadat.

“Terpenting masyarakat di sana juga menjadi subyek, agar keadilan serta kemakmuran bisa segera terwujud," sambungnya.

Ketua panitia penyelenggara, Alif Kamal mengungkapkan bahwa Mubes Yogyakarta akan mengangkat tema  "Menangkan Pancasila di Bumi Papua" dengan sub tema "Laksanakan Pasal 33 UUD 1945: Wujudkan Keadilan serta Kemakmuran".

Tema merupakan intisari setelah KPP PRD menyelenggarakan pendidikan politik di 14 kota bersama peserta mahasiswa dan pemuda Papua.

"Pancasila adalah gotong royong, filosofi, dasar dan bintang arah bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan cita-cita masyarakat adil dan makmur, di tengah gempuran kapitalisme serta liberalisme," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya