Berita

Jokowi/Net

Politik

Pak Jokowi, Tolong Manajemen PLN Diberi Sanksi!

SENIN, 05 AGUSTUS 2019 | 00:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemadaman listrik terjadi di daerah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten sejak siang kemarin (Minggu (4/8). Di beberapa wilayah durasi pemadaman hampir mencapai 12 jam.

Wasekjen DPP Partai Gerindra Andre Rosiade bahkan menilai durasi listrik padam sudah terlalu lama dengan cakupan yang luas. Untuk itu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai penyedia tunggal kebutuhan setrum di Indonesia tidak cukup hanya meminta maaf kepada rakyat.

Sebab, menurutnya, akar dari pemadaman tersebut adalah sistem manajemen di PLN yang salah.


“Ada yang salah dengan sistem PLN. Tidak cukup hanya minta permintaan maaf bagi manajemen PLN,” terang anggota DPR terpilih itu dalam akun Twitter pribadinya.

Mantan Jurubicara Badan Pemenangan Naisonal (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu mendesak Presiden Joko Widodo untuk tegas melihat situasi yang merugikan rakyat tersebut. Dia meminta agar manajemen PLN diberi sanksi tegas sebagai pembelajaran.

“Pak Jokowi dan Menteri BUMN tolong beri sanksi manajemen PLN agar ada pembelajaran untuk pelayanan yang lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, pelaksana tugas (PLT) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani menguraikan bahwa pemadaman terjadi sejak 11.49. Penyebabnya adalah gangguan di Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 KV Ungaran-Pemalang.

Penurunan ini menyebabkan jaringan SUTET Depok dan Tasikmalaya mengalami gangguan. Listrik di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali tetap berjalan normal, sementara di daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta padam secara serentak.

Pemulihan dilakukan pihak PLN dengan cara memasok aliran listrik dari Jawa Timur yang tidak terdampak ke PLTA Saguling dan PLTA Cirata yang berfungsi sebagai penstabil daya dan tegangan.

Dua PLTA itu berfungsi untuk mengirimkan pasokan listrik dari Timur ke Barat menuju PLTU Suralaya melalui GITET Cibinong, Depok, Gandul, Lengkong, Balaraja dan Suralaya.

Sementara itu, di Cipondoh, Kota Tangerang, listrik baru menyala sempurna pada pukul 23.41.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya