Berita

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo/Net

Politik

Dibekingi OJK, Mendagri Haqqul Yaqin Kerja Sama Dengan Perbankan Aman

SELASA, 30 JULI 2019 | 03:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kerja sama Ditjen Dukcapil dengan perbankan dan perkreditan swasta terkait dengan identitas pribadi masyarakat dijamin aman. Hal itu ditegaskan oleh Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Ia meyakinkan, tak ada pencurian data pribadi oleh perusahaan yang telah bekerja sama dengan pihaknya. Sebab dalam kerja sama ini, Kemendagri juga melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sehingga, kata dia, perusahaan yang diajak bekerja sama sudah terbukti rekam jejaknya.


"Secara prinsip MoU dengan lembaga-lembaga keuangan aman karena direkomendasikan OJK," kata Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/7).

Soal perlindungan data kependudukan ditegaskan Tjahjo sudah menjadi amanat undang-undang. Hal ini bahkan diakuinya telah tertuang dalam Undang-Undang 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan dan Peraturan Mendagri Nomor 61 Tahun 2015.

"Intinya data yang kita MoU-kan dengan perbankan, BPR (Bank Perkreditan Rakyat), lembaga-lembaga swasta lainnya, semua bisa dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Ditjen Dukcapil menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan perbankan dan perkreditan untuk menghindari penyalahgunaan identitas pribadi.

Meski telah dijamin keamanannya, namun langkah kerja sama ini tak luput dari kritikan. Sebut saja anggota Ombudsman, Alvin Lie meski pada akhirnya Ombudsman memutuskan kerja sama tersebut aman lantaran yang diakses bukan data pribadi penduduk, melainkan hanya pemberian akses verifikasi.

Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie pun turut mempertanyakan sikap Kemendagri sioal kerja sama tersebut.

Setidaknya, ada 14 lembaga yang mendapat akses verifikasi tersebut. Mereka adalah PT Bank Panin Tbk, PT Bank Syariah Bukopin, PT Bank Agris Tbk, PT Bank SBI Indonesia, PT Mandiri Utama Finance, PT Federal International Finance, PT Astra Multi Finance, PT Indosurya Inti Finance, PT Toyota Astra Financial Service, PT Penjaminan Jamkrindo Syariah, PT Globalindo Multi Finance, PT Inti Dunia Sukses, PT Bibit Tumbuh Bersama, dan KSP Sejahtera Bersama.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya