Berita

Ilustrasi/net

Politik

Penyebaran Hoax Jadi Salah Satu Penyebab Menurunnya Indeks Demokrasi Indonesia

SENIN, 29 JULI 2019 | 17:39 WIB | LAPORAN:

Menyebar informasi hoax selama Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 menjadi salah satu penyebab turunnya Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2019.

"Saya lihat kemarin dalam pelaksanaan pemilu 2019 ini agak panas terutama karena munculnya hoax yang tidak bertanggung jawab," ungkap Ketua BPS Suhariyanto, di Gedung 3 BPS, di Jalan Dr. Sutomo, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Senin (29/7).

"Berita-berita hoax yang tidak bertanggung jawab membuat suasana agak panas tetapi mudah-mudahan ke depan bisa kita selesaikan," sambungnya.


Bagi Suhariyanto, munculnya berita hoax juga telah menimbulkan friksi yang dinilainya tidak pantas ditengah demokrasi Indonesia, sebab tanggung jawab demokrasi bukan hanya pemerintah, melainkan seluruh pihak lainnya.

"Jadi harapan saya ke depannya kita lebih bersatu membangun bangsa ini lebih solid dan membangun ekonomi dan sosial," paparnya.

Meskipun Pemilu 2019 telah dilalui dengan segala tantangan salah satunya isu hoax, IDI 2018 masih bisa dipertahankan dengan capaian angka sebesar 72,39, nilai ini mengalami kenaikan tipis dengan selisih 0,28 poin, dari IDI 2017 sebesar 72,11.

Hal ini dipengaruhi oleh penurunan Aspek Kebebasan Sipil sebesar 0,29 poin (dari 78,75 menjadi 78,46), penurunan aspek Hak-Hak Politik sebesar 0,84 poin (dari 66,63 menjadi 65,79), dan kenaikan aspek Lembaga Demokrasi sebesar 2,76 poin (dari 72,49 menjadi 75,25).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya