Berita

Reza Indragiri/Net

Politik

Polisi Harus Tindak Cepat Pengancam Anies Seperti Saat Jokowi Diancam

SENIN, 29 JULI 2019 | 08:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aparat penegak hukum selalu bertindak cepat menangkap dan memproses hukum para pelaku yang mengancam akan membunuh Presiden Joko Widodo. Diharapkan hal serupa juga dilakukan bagi pengancam Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta dia tokoh lainnya.

Begitu kata ahli psikologi forensik, Reza Indragiri kepada Kantor Berita RMOL, Senin (29/7).

Reza mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang selalu menangkap dan memproses hukum terhadap pengancam pembunuh terhadap Presiden Jokowi. Namun dia juga meminta polisi segera memproses pria yang merekam pembunuhan terhadap Anies.


"Sekarang, sebagai warga pemegang KTP DKI, saya juga mendukung kesungguhan yang sama terhadap pihak yang di medsos mengancam akan menghabisi Gubernur Jakarta," harapnya.

Menurutnya akan berisiko jika aparat kepolisian cuek dengan ancaman yang dilakukan seorang pria yang menggunakan kaos berwarna abu-abu dan berkacamata berwarna hitam dalam video yang viral tersebut.

Selain itu, pelaku kejahatan kekerasan juga harus dilakukan risk assessment jika sudah ditangkap karena berpotensi residivisme.

"Yang ditakar adalah riwayat gangguan mental dan penyalahgunaan narkoba, fantasi kekerasan, pola mengekspresikan amarah, stabilitas hidup dan kemandirian," papar Reza.

Sehingga jika pelaku dibiarkan bebas berkeliaran di luar, maka potensi untuk melakukan hal serupa akan terus dilakukan karena tidak adanya rasa kapok.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya