Berita

Gibran dan Kaesang/Net

Politik

Anak Jokowi Masuk Bursa Pilkada, Nyarwi: Popularitas Saja Tidak Cukup

MINGGU, 28 JULI 2019 | 20:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kehadiran dua putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan Gibran Rakabuming Raka dalam bursa Pilkada Solo 2020 dianggap sebagai hal yang wajar. Ini mengingat keduanya memiliki tingkat kepopuleran tinggi sehingga menjadi magnet partai politik untuk ikut mengusung.

Begitu kata Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad saat berbincang dengan Kantor Berita RMOL, Minggu (28/7)

Menurutnya, kedua putra Jokowi memiliki potensi menang di Solo lantaran Jokowi juga masih memiliki daya tarik dan pengaruh yang besar.


"Mungkin dalam konteks Pak Jokowi ini bukan fenomena dinasti politik, tetapi selebriti politik. Pak Jokowi sendiri sudah punya daya tarik kan dan sudah punya pengaruh besar ke pemilih.

Tidak hanya itu, kehadiran tokoh politik yang miliki popularitas tinggi juga masih minim. Sehingga pencarian partai  berkutat pada siapa tokoh yang memiliki popularitas tinggi.

"Makanya mereka (parpol) hunting kan mencari tahu talent yang dianggap populer dan bisa memenangkan dalam pilkada. Ini sebenarnya implikasi dari model rezim pemilu elektoral yang liberal," jelasnya.

Namun demikian, Nyarwi mengingatkan bahwa popularitas saja tidak cukup. Partai harus tetap utamakan gaya kepemimpinan calon yang diusung. Maka dari itu, track record kepemimpinan harus diutamakan.

"Dia punya kompetensi yang memadai atau enggak untuk menduduki jabatan-jabatan itu, dan itu kan bisa dilihat dari track record, pengalaman dia," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya