Berita

Gedung KPK/Net

Politik

Logika Pansel Capim KPK Keliru

MINGGU, 28 JULI 2019 | 18:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Koalisi Masyarakat Sipil terus mengkritik kinerja Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK. Terlebih panitia pimpinan Yenti Garnarsih itu tidak menganggap Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara sebagai unsur penting dalam seleksi.

Dalam hal ini, LHKPN baru diwajibkan untuk diserahkan setelah para calon resmi terpilih. Padahal kata peneliti ICW, Kurnia Ramadana, LHKPN seharusnya diikutkan sebagai bahan seleksi.

“Ini kita anggap logika yang sangat keliru begitu atau bisa dibilang gagal paham dari pansel untuk melihat bagaimana mengukur integritas calon,” ujarnya di Kantor YLBHI, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/7).


Atas alasan itu, Kurnia menilai langkah Pansel KPK meloloskan 104 calon yang di dalamnya masih terdapat pejabat negara yang belum menyerahkan LHKPN sebagai hal yang salah kaprah.

Dia kini bertanya-tanya, apakah benar pansel sedang berupaya membuat lembga KPK menjadi lebih baik dan bukan sebaliknya.

“Atau bahkan lebih jauh lagi kita justru mempertanyakan apakah pansel mengerti apa definisi integritas sebelum mereka terpilih menjadi pansel pimpinan KPK?" tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya