Berita

Sufmi Dasco Ahmad/Net

Politik

Sufmi Dasco Ahmad, Pemimpin Yang Bekerja Tuntas Dalam Senyap

MINGGU, 28 JULI 2019 | 16:02 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bekerja dalam senyap dan tuntas. Begitu penilaian Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Utara Sugiat Santosa terhadap Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

Menurut Sugiat, mayoritas politisi senang untuk tampil di panggung politik yang penuh dengan sorotan kamera. Sebab, selain untuk uji kualitas, tampil di media juga menjadi cara politisi untuk bisa meningkatkan popularitas.

Namun hal ini tidak dilakukan oleh Dasco yang justru memilih menghindar dari media.


“Kalian akan susah menjumpainya dalam debat politik yang panas. Memang beliau tak suka dan tak berbakat dalam berdebat,” tegas Sugiat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (28/7).

“Beliau lebih suka bekerja dalam senyap. Tapi tak ada kerjanya yang tak tuntas,” sambungnya.

Dasco bahkan mungkin tidak akan duduk di kursi DPR, andai tidak ada perintah langsung dari Ketua Umum Partai Gerindra di Pemilu 2014 lalu. Sebab kala itu, dia tidak pernah berpikir sedikit pun untuk maju pileg.

"Gue mah ogah pusing-pusing. Lebih enak kayak gini. Bisa nelpon bos-bos itu sesuka hati. Bisa bantu banyak kawan yang kesusahan,” kata Sugiat menuturkan alasan Dasco enggan tampil di media.

Sugiat mencatat, Dasco merupakan pemimpin yang peduli dan membela mati-matian gerbongnya. Dia akan selalu hadir dalam memperjuangkan anak buahnya kapanpun dan dimanapun.

Teranyar, bisa dilihat dari cara mantan direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi membebaskan ratusan pendukung yang ditahan selama pilpres digelar.

“Beliau tipe pemimpin yang akan mendapat loyalitas penuh dari anggotanya,” yakin Sugiat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya