Berita

Jusuf Kalla dinilai akan punya peran dalam Pilpres 2024/Net

Politik

JK Berpotensi Jadi King Maker Pada Pilpres 2024?

MINGGU, 28 JULI 2019 | 11:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ternyata bukan hanya Surya Paloh yang memiliki visi politik jangka panjang dengan 'mendukung' Anies Baswedan untuk Pilpres 2024. Menurut pakar politik Prof Siti Zuhro, Jusuf Kalla (JK) juga memiliki potensi besar untuk mencetak pemimpin baru negeri ini.

Hal itu diungkapkan Siti Zuhro dalam acara talkshow 'Polemik Utak-Atik Manuver Elit' di D'consulate resto&lounge, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7). Siti menjawab pertanyaan panelis perihal rekomendasi JK terhadap Anies Baswedan.

"Jadi politisi itu nggak ada matinya. Jadi tidak tertutup kemungkinan beliau (JK) jadi king maker. Kalau memang benar beliau tidak ikut nyapres," ujarnya.


JK sendiri memang sudah dua kali menjabat wakil presiden. Yaitu pada pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode 2004-2009 dan pada periode pertama Joko Widodo (2014-2019). Sehingga, sesuai konstitusi, tidak ada kesempatan lagi baginya untuk menjadi wakil presiden pada Pilpres berikutnya.

Karier politik JK sebagai politikus senior sekaligus pengusaha terbilang cukup baik. Menurut Siti, JK memiliki talenta dan memainkan peran yang krusial dalam proses pemilihan pemimpin di Indonesia.
 
"Melihat bagaimana Anies bisa muncul, itu kan rekomendasi pak JK. Beliau memiki talenta, juga bisa memetakan konfigurasi politik dengan sangat cepat," jelasnya.

Siti menambahkan, bahwa JK juga memiliki hubungan yang baik dengan Surya Paloh. Sehingga tidak menutup kemungkinan keduanya bisa bekerjasama untuk merekomendasikan Anies pada Pilpres 2024.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya