Berita

Muhamad Tamzil/RMOL

Hukum

Kasus Jual Beli Jabatan Bupati Kudus Rusak Tata Kelola Pemerintah

MINGGU, 28 JULI 2019 | 09:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

. Pengamat Hukum Pidana Universitas Bung Karno menilai, kasus jual beli jabatan yang menjerat Bupati Kudus Muhamad Tamzil pada Jumat (26/7) dinilai merusak merusak tata kelola pemerintah.

Atas kejadian itu, menurut Azmi cita-cita kesejahteraan akan semakin menjadi semu belaka.

"Karena jual beli jabatan, miris , kepala daerah  yang ketagihan korupsi,tidak mau ambil pelajaran dari kejadian sebelumnya.


Jual beli jabatan ini adalah salah satu modus yang sering dilakukan untuk memperkaya diri," tutur Azmi, Minggu (28/7).

Azmi memprediksi, perputaran uang dari operandi jual beli jabatan para pejabat dalam setahun bisa mencapai puluhan triliun.

Tujuannya kata Azmi para pelaku jual beli jabatan ingin mengembalikan ongkos politik yang dikeluarkan untuk mendapatkan kursi kepala daerah.

"Jual beli jabatan adalah  menguatkan jabatan , membuat kebijakan  yang menguntungkan. Kewenangan yang ada digunakan untuk menjual jabatan pada orang orang yang haus jabatan," tandasnya.

Jual beli jabatan tambah Azmi, akan mengakibatkan pemerintahan semakin korup dan pejabat yang dipilih memiliki dedikasi dan integritas yang rendah.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya