Berita

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat meninjau pasukan TNI di Pulau Nipah, Kepulauan Riau, Sabtu (27/7).

Pertahanan

Kualitas Penjagaan di Pulau Nipah yang Berbatasan dengan Malaysia dan Singapura Harus Ditingkatkan

MINGGU, 28 JULI 2019 | 00:04 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

RMOL Kesiapsiagaan prajurit yang bertugas sebagai garda terdepan kedaulatan NKRI di Pulau Nipah membuat bangga Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau pulau yang berada di Kecamatan Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau, itu Sabtu pagi tadi (27/7).

Kunjungan kerja Panglima TNI di samping melaksanakan silaturahmi juga ingin melihat secara langsung para Prajurit TNI yang sedang bertugas di salah satu pulau terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia.

“Kita harus merasa terhormat dan berupaya untuk menjunjung tinggi kehormatan tersebut dengan menjalankan tugas sebaik-baiknya,” tegasnya.


Di hadapan awak media, Panglima TNI menyampaikan bahwa kedatangan dirinya bersama Kapolri di Pulau Nipah memang sudah direncanakan.

Tujuannya adalah bersilaturahmi dengan Prajurit TNI dan Polri serta untuk melihat fasilitas apa saja yang masih perlu ditingkatkan, karena Pulau Nipah adalah pulau terdepan yang sangat strategis berhadapan langsung dengan jalur laut internasional.

“Tentunya kita memerlukan alat deteksi yang baik, seperti peralatan radar termasuk kamera pemantau jarak jauh, sehingga niat-niat kurang baik dari luar sana yang ingin memasukkan narkoba, minumàn keras, dan sebagainya bisa kita pantau dan segera ditindak oleh TNI AL dan diserahkan ke Kepolisian,” kata Panglima TNI.

Itu juga sebabnya mengapa Panglima TNI mengajak Kapolri untuk bersama-sama menindak para personel dari luar sana yang melakukan penyelundupan.

“Seperti beberapa tahun yang lalu kita berhasil menangkap 1,1 ton narkoba. Itu adalah berkat kerja sama antara TNI-Polri dan Bea Cukai,” demikian Panglima TNI.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya