Berita

Prabowo Subianto/Net

Publika

Memahami Gerakan Politik Nasionalis Ala Prabowo

JUMAT, 26 JULI 2019 | 15:11 WIB

KETOKOHAN Prabowo Subianto sebagai sosok nasionalis di era saat ini begitu lekat. Memiliki latar belakang militer dan peran sentralnya terhadap berbagai dinamika politik kebangsaan adalah dua dari sekian hal yang menasbihkan hal tersebut.

Menarik membaca nasionalisme seorang Prabowo Subianto. Ia merupakan figur dengan kapasitas tokoh nasional yang memiliki kompleksitas.

"Berbicara soal perjuangan dan pengabdian terhadap bangsa dan negara tidak ada ruang untuk perasaan pribadi", sekilas kalimat tersebut begitu sederhana. Akan tetapi, tidak banyak yang mampu ikhlas dan tulus merealisasikan hal tersebut. Termasuk pun sejumlah tokoh nasionalis hari ini.


Ketulusan seorang Prabowo yang tidak pernah memiliki ruang di hatinya untuk dendam kepada siapa pun yang sudah berseberangan dengan dirinya. Kemampuan lain, Prabowo juga dikenal sangat piawai mengorbit kader pemimpin muda dari bawah hingga bersinar.

Sosok Prabowo begitu bersinar hingga tidak jarang dirinya kerap diterpa berbagai isu miring. Mulai dari tuduhan soal gerakan radikalis hingga fitnah gerakan massa untuk menjatuhkan tahta Presiden Joko Widodo dan berbagai isu lainnya.

Seiring waktu berjalan kesemuanya tersebut gugur dan tidak pernah terbukti.

Ketua Umum Partai Gerindra ini juga dikenal sebagai salah satu patron yang gencar menyuarakan pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan. Hal tersebut, menjadi perhatian khusus sejumlah akademisi termasuk Gurubesar Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Faisal Santiago, eks Rektor Universitas Padjajaran, Prof. Dr. Yuyun Wirasasmita, dan sejumlah akademisi lainnya.

Teranyar komunikasi politik yang dibangun Prabowo pasca Pilpres 2019 kian sentral dan susah ditebak. Bagi penulis, figur Prabowo selalu punya kekhasan yang menjadi pembeda dengan tokoh politik pada umumnya.

Kedepan, Prabowo akan tetap memainkan perannya sebagai salah satu tokoh sentral. Ia sosok yang selalu mengupayakan tenun kebangsaan demi keutuhan bangsa dan negara.

Satu hal yang begitu lekat, Ia tidak pernah khianat terhadap komitmennya. Juga tidak mudah didikte untuk menjadi alat kepentingan golongan yang berseberangan dengan kepentingan bangsa. Prabowo tetaplah jadi mutiara yang selalu berkilau!

Asran Siara
Sekjen Literatur Institut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya